Madiun l gading.co.id -- Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menghadirkan program Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo pada Selasa (11/2/2026). Program yang digelar selama 2 hari mulai tanggal 10–11 Februari 2026.
Bahana bersahaja menjadi langkah awal pemerintah daerah mengawal kinerja pemerintah mendatang. Berbagai layanan publik dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh bupati. merupakan wujud nyata, komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendekatkan pelayanan publik langsung ke tingkat desa.
"Kami berharap bisa memberikan layanan terbaik. Mulai sore ini ada olahraga bersama, malam nanti sarasehan untuk menyerap aspirasi, dan besok akan dilanjutkan dengan pelayanan optimal dari seluruh dinas terkait,” Ujar Hari Wuryanto.
Tidak hanya pelayanan administrasi, Bupati juga turut gotong royong dalam kerja bakti peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Bupati Hari Wuryanto menjelaskan bahwa kehadiran Bahana Bersahaja bertujuan agar pemerintah memahami persoalan di tingkat desa.
kegiatan ini sejalan dengan visi misi daerah untuk mewujudkan masyarakat yang bersih, sehat, dan sejahtera, termasuk melalui penguatan UMKM dan pelatihan pemasaran digital.
Mujiono Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, memberikan apresiasi positif. program ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat akan solusi yang cepat dan tepat sasaran.
“Ini pola pendekatan yang sangat baik. Pemerintah hadir untuk memberikan solusi atas persoalan yang terjadi di masyarakat. Harapannya, semua masyarakat terkondisikan dengan baik dan bermuara pada kesejahteraan,” Ucapnya.
Melalui Bahana Bersahaja yang dilaksanakan secara bergilir dengan target desa-desa yang disasar dapat berkembang lebih mandiri dengan pelayanan yang cepat dan tepat sasaran.
Kehadiran Perusahaan umum air minum Daerah (Perumdam) ini bertujuan untuk memastikan akses air bersih yang berkualitas yang sesuai dengan standar air minum sesuai regulasi pemerintah, dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun secara merata.
"Kami menyediakan layanan air bersih dengan tarif yang wajar sesuai regulasi kabupaten. Arahan Bapak Bupati sangat jelas, yakni PDAM harus berkontribusi meningkatkan cakupan pelayanan air minum sekaligus memberikan sumbangsih terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” Kata Imansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Imansyah juga membawa kabar baik terkait program pemasangan sambungan rumah gratis yang bersumber dari dana APBN. Saat ini, pihaknya sedang gencar melakukan pendataan calon penerima manfaat.Hingga saat ini, tercatat sudah ada 1.020 warga yang terdata dari target kuota 1.500 sambungan.
"Kami berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam setiap event Bahana Bersahaja ke depan. Ini adalah bentuk hadirnya kami secara langsung di tengah masyarakat,” Pungkasnya.
(Galuh)
0Komentar