Madiun l gading.co.id -- Sabtu malam (14/02/2026) bertempat di pendopo Muda Graha Petani milenial madiun (PMM) merayakan ulang tahun yang
ke-3.
Perayaan ini juga di hadiri bupati Kabupaten Madiun, kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Madiun, anggota DPRD komisi B beserta tamu undangan, lanjut dibuka dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan ke bupati sebagai tanda simbolik acara ini dimulai.
Komunitas Petani melenial Madiun dengan anggota tercatat berjumlah 751 orang. Bahkan jumlah itu terus menambah di setiap tahunnya. Komunitas ini berisi anak muda yang memang terjun di dunia pertanian, perkebunan dan peternakan.
Dalam sambutannya bupati kabupaten Madiun Hari Wuryanto menyampaikan memasuki tahun ke 3 PMM yang tema "to point o" merupakan jawadban menghadapi era teknologi.yang bertujuan memajukan hasil petani, perkebunan serta peternakan yang ber-output kesejahteraan masyarakat.
"Peningkatan sistem manajemen dengan ditunjang alat yang modern diharapkan hasil pertanian lebih meningkatkan. Ujar Hari Wuryanto.
Selain turut membangun perekonomian di kabupaten Madiun, Para petani muda ini juga memberikan contoh pemuda lain untuk berwirausaha di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan.
"Juga mengenalkan Pertanian bebas kimia yang proses benih bibit sampai panen tidak menggunakan kimia. Yang sudah diterapkan di 3 tempat yaitu Golan kecamatan Sawahan, Banaran serta sebayi kecamatan Gemarang." Kata Agus Winoto selaku ketua petani milenial madiun saat memberi keterangan kepada awak media.
Pihak Petani melenial Madiun berharap dapat meningkatkan produk pertanian di kabupaten Madiun melalui inovasi yang mereka ciptakan. Dengan inovasi tersebut, diharapkan produk pertanian di kabupaten Madiun memiliki kualitas yang lebih bagus dan memiliki harga jual. (Galuh / Red)
0Komentar